Selasa, 26 Juli 2011

Bahaya lipstik bagi anda,,

Sebagian besar perempuan moderen akan menggunakan lipstik secara
teratur dan hampir setiap hari. Tapi tanpa disadari beberapa jenis lipstik
bisa berbahaya bagi kesehatan giginya.

Peneliti dari University of Sao Paulo, Brazil menemukan dampak buruk
lipstik bagi kesehatan. Peneliti menemukan beberapa lipstik mengandung
parafin, yaitu salah satu zat yang bisa merusak enamel gigi.

"Beberapa produk kecantikan memang menggunakan parafin dalam
jumlah sedikit, tapi jika produk ini digunakan secara teratur maka bisa
menyebabkan karies gigi (keropos gigi)," ujar ketua kelompok penelitian,
Antonio Habier, seperti dikutip dari GeniusBeauty

Parafin yang melekat pada permukaan gigi akan membuat
partikel-pertikel kecil dari makanan melekat dengan mudah. Kondisi
ini akan menciptakan tempat perkembangbiakan yang baik bagi reproduksi
bakteri menular. Sehingga penggunaan lipstik secara teratur bisa
menimbulkan infeksi yang membuat retakan kecil atau membentuk
rongga di enamel gigi.

Dalam studi ini, peneliti melakukan pengujian terhadap 10 merek
lipstik yang cukup populer. Ternyata didapatkan sebagian dari produk
tersebut bisa menyebabkan peningkatan risiko wabah penyakit gigi dan
masalah gigi lainnya.

Antonio Habier menuturkan jika lipstik tersebut digunakan setiap hari
atau secara teratur, maka masalah yang timbul pada gigi akan muncul
dalam waktu 2-3 bulan. Diperkirakan rata-rata perempuan yang secara
teratur menggunakan krim, maskara, lipstik dan produk kosmetik
lainnya akan menerima hingga 2 kilogram senyawa kimia berbahaya.

Untuk menghindari dampak negatif yang mungkin timbul dari
penggunaan kosmetik ini, spesialis gigi dari Brazil berencana untuk
membuat semprotan khusus yang mampu melindungi enamel gigi
dari parafin dan bakteri patogen.

Selain itu para ahli juga merekomendasikan agar para perempuan
memberikan perlindungan yang lebih pada kesehatan giginya,
serta memperhatikan dengan seksama bahan kandungan dari
kosmetik yang digunakannya..
semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar