apa mungkin yah ... ??
Konsep bercinta di luar angkasa tengah marak dibicarakan.
Apalagi, jika suatu saat nanti manusia harus meninggalkan Bumi karena sudah tidak layak untuk dihuni, kita tetap perlu menghasilkan keturunan. Bahkan saat kita sedang dalam perjalanan menuju tempat tinggal yang baru itu.
Akan tetapi, sejauh mana peluang untuk mendapatkan keturunan saat manusia telah meninggalkan planet bumi ini ...??
Dari penelitian yang dilakukan sejumlah ahli, tampaknya hal tersebut sulit terjadi. Pasalnya,
ruang angkasa sendiri sebenarnya merupakan sebuah sistem kontrasepsi yang sangat besar.
Hasil penelitian khusus seputar seks di ruang angkasa menyimpulkan bahwa radiasi kosmik
akan membombardir tubuh manusia dengan kuantitas yang besar selama perjalanan di luar
angkasa. Selain itu, tinggal di Mars, misalnya, dalam waktu yang lama akan menurunkan jumlah sel sperma.
Janin yang sudah terbentuk tidak akan berkembang secara sempurna di lingkungan ruang angkasa.
Meski saat ini ruang di pesawat angkut telah dilengkapi dengan pelindung radiasi yang lebih
baik, tetap saja itu tidak cukup untuk melindungi zigot untuk berkembang.
Jika bayi berhasil keluar dari kandungan,
peluang bayi itu mengalami cacat yang diakibatkan oleh radiasi sangat besar ....
jadi sangat tidak mugkin kita
berketurnan di luar angkasa ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar